Open Trip Dieng 9 Jam

open trip dieng 9 jam

Open trip Dieng Plateau 9 Jam dengan 5 tujuan wisata, 1 orang bisa daftar. Fasilitas lengkap: Transportasi ac selama tour, tiket masuk wisata, sopir pariwisata/lokal guide dan makan 1x.

Harga paket wisata open trip Dieng Plateau Rp400.000,- setiap hari berangkat!

Open trip Dieng Plateau durasi 9 jam adalah paket wisata murah untuk memperkenalkan destinasi wisata menarik di Dieng Plateau kepada wisatawan. Tujuan wisata paket open trip ini dimulai dari Sunrise di Bukit Sikunir, Telaga Warna, Batu Pandang (Batu Ratapan Angin), Kawah Sikidang dan Candi Arjuna Dieng. Open trip ini diselenggarakan setiap hari dimulai dari jam 02.30 hingga jam 11.30 dengan meeting point di hotel/homestay area Dieng Plateau dan Wonosobo.

Detail Open Trip Dieng 9 Jam


HARGA : Rp. 400.000/pax/orang

  • Minimal Pendaftaran 1 Orang
  • Minimal Keberangkatan 2 Orang
  • Lokasi Wisata : Sunrise Sikunir, Kawah Sikidang, Telaga Warna, Batu Pandang, Candi Arjuna Dieng
  • Meeting Poin/Penjemputan : Hotel atau Homestay di Kawasan Dieng dan Wonosobo
  • Start Tour : Jam 02.30 dari Wonosobo dan Jam 03.20 dari Dieng
  • End Tour : Jam 11.30
  • Pembayaran : Down Payment by Transfer 20% dari total biaya & Pelunasan dilakukan saat penjemputan
  • Turis MancaNegara/Asing : Extra Charge Rp. 200.000/org

Itinerary Open Trip Dieng 9 Jam


  • 02.30-03.20 Penjemputan dari Meeting Point di Hotel/Homestay area Wonosobo & Dieng.
  • 03.20-03.40 Perjalanan menuju Desa Sembungan (Desa tertinggi di Pulau Jawa).
  • 03.40-04.20 Pendakian di Bukit Sikunir (800 meter).
  • 04.20-05.30 Menikmati keindahan golden sunrise.
  • 05.30-06.30 Menuruni Bukit Sikunir sambil melihat Telaga Cebong.
  • 06.30-07.30 Perjalanan menuju Dieng, istirahat dan sarapan pagi (Fasilitas paket).
  • 07.30-08.30 Rute trip berikutnya mengunjungi wisata Candi Arjuna Dieng.
  • 08.30-09.30 Dilanjutkan mengunjungi Kawah Sikidang.
  • 09.30-10.30 Mengelilingi kawasan wisata Telaga Warna & Telaga Pengilon Dieng.
  • 10.30-11.30 Kunjungan terakhir bersantai di Batu Pandang Dieng.
  • 11.30-Selesai Peserta trip diantar kembali menuju meeting point asal hotel/homestay.

Tempat Wisata Dieng


Obyek wisata yang dikunjungi dalam program open trip Dieng 9 jam.

Telaga Warna Dieng

telaga warna diengTelaga Warna adalah telaga vulkanis yang airnya mengandung kadar mineral yang berubah-ubah sehingga pantulan warna yang dihasilkan beraneka ragam. Warna indah di permukaan telaga akan muncul bersahutan saat terpantul oleh sinar matahari ketika hari mulai terik seperti seperti warna pelangi yaitu hijau, biru, kuning, silver dan coklat. Keindahan Telaga Warna Dieng dapat disaksikan dari tepian telaga atau dari atas Bukit Sidengkeng dan dari Batu Ratapan Angin/Batu Pandang.

Secara geografis Telaga Warna berlokasi di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Telaga Warna Dieng dikelola langsung di bawah naungan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Di dalam kawasan BKSDA, selain Telaga Warna juga terdapat Telaga Pengilon dan komplek gua alam. Telaga Pengilon terletak di samping Telaga Warna dengan permukaan airnya terlihat berkilauan seperti cermin serta tidak mengandung belerang sehingga berwarna jernih.

Kawah Sikidang

kawah sikidangKawah Sikidang merupakan salah satu kawah vulkanis di Dieng Plateau yang masih aktif. Kawah utama yang selalu berpindah-pindah tempat atau melompat-lompat sehingga kawah aktif ini dinamakan dengan Kawah Sikidang yang berasal dari kata kidang atau hewan rusa. Kawah Sikidang mengandung sulfur pekat berupa lumpur cair mendidih berwarna hitam keabu-abuan. Kawah ini memiliki bau belerang yang menyengat sehingga pengunjung diharapkan untuk mengenakan masker untuk mengurangi bau belerang yang muncul dari dalam kawah.

Kawah Sikidang memiliki lokasi yang strategis yaitu masih di dalam kawasan Plateau Dieng sehingga mudah dijangkau oleh semua pengunjung wisata. Kawah Sikidang terletak di Desa Karangsari , Dieng Wetan, Kabupaten Banjarnegara. Tempat wisata ini dibuka pukul 06.00 hingga pukul 18.00 sore hari.

Komplek Candi Arjuna

candi arjunaKomplek Candi Arjuna adalah kumpulan candi-candi Dieng yang dibangun pada awal abad ke 8 hingga abad ke 13 pada masa kekuasaan Raja Sanjaya. Komplek Candi Arjuna ini terdiri dari lima bangunan candi kuno yang menyatu di dalam satu lokasi diantaranya Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembadra dan Candi Semar. Penamaan candi-candi Dieng tersebut berasal dari kisah – kisah mahabarata dan bukan berasal dari nama asli candi tersebut karena belum ada prasasti yang mengisyaratkan nama candi tersebut.

Komplek Candi Arjuna merupakan candi beraliran Hindu yang dibangun tepat di tengah-tengah Plateau Dieng diantara Gunung Prau, Gunung Pakuwojo dan Gunung Pangonan pada ketinggian 2.093 meter di atas permukaan laut. Bebatuan yang digunakan untuk membangun candi Dieng ialah batu andesit yang diambil dari Gunung Pakuwojo. Daya tarik Komplek Candi Arjuna merupakan bangunan candi Hindu tertua di Pulau Jawa dengan kekayaan arsitekturnya serta berlokasi di area pegunungan dengan panorama alam menawan sehingga komplek candi ini terkenal hingga ke mancanegara.

Sunrise Sikunir

sunrise sikunirDalam perjalanan wisata menuju Dataran Tinggi Dieng, panorama indah yang tidak bisa terlewatkan adalah pemandangan matahari terbit yang dapat disaksikan dari puncak Bukit Sikunir dengan ketinggian 2.370 m di atas parmukaan laut. Sunrise Sikunir merupakan maskot utama wisata Dieng yang menawarkan pemandangan spektakuler matahari terbit dengan cahaya keemasan yang disebut dengan Golden Sunrise Sikunir.

Wisata Sunrise Sikunir berada di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Untuk mencapai puncak bukit, pengunjung akan berjalan kaki mendaki bukit kurang lebih 30 menit dengan akses alami berupa bebatuan dan tanah. Panjang track dari area parkir menuju puncak bukit 800 meter. Udara yang sangat dingin bisa mencapai -3 derajad celcius sehingga mengharuskan wisatawan untuk mengenakan jaket hangat, sepatu trekking dan perlengkapan mendaki yang cocok lainnya. Pemandangan yang sangat indah dan tidak terkalahkan akan segera Anda dapatkan ketika tiba di puncak Bukit Sikunir yang dikelilingi oleh pegunungan menjulang dan areal pertanian luas beriringan dengan awan melayang berterbangan menghiasi suasana pagi di Bukit Sikunir Dieng.

Telaga Cebong

telaga cebongTelaga Cebong merupakan salah satu telaga cantik di Dieng Plateau. Telaga Cebong menjadi tempat piknik di Dieng untuk menikmati suasana pegunungan yang khas dengan menawarkan pesona keindahan alamnya. Telaga Cebong merupakan bekas kapundan kawah raksasa yang kemudian menjadi penampungan air hujan serta mata air yang muncul disetiap sisinya. Telaga Cebong memiliki bentuk unik seperti anakan katak atau berudu sehingga penduduk Sembungan menamai telaga tersebut dengan sebutanTelaga Cebong. Telaga Cebong memiliki luas kurang lebih 18 hektar, telaga ini menjadi jantungnya desa Sembungan sebagai sumber air untuk keperluan warga desa dan menjadi menara air bagi warga kampung yang berada di bawah Desa Sembungan.

Telaga Cebong terletak tepat di kaki Bukit Sikunir yaitu di Desa Sembungan sebuah desa tertinggi di Jawa Tengah mencapai 2.260 m di atas permukaan laut. Keindahan Telaga Cebong ini bisa wisatawan saksikan dari atas bukit atau sekedar bersantai ditepian telaga sambil menikmati hembusan angin pegunungan. Area telaga cebong juga di gunakan sebagai tempat camping terbaik di Dieng dengan area yang telah dipersiapkan oleh pemuda kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Cebong Sikunir Dieng dan oleh para pelaku wisata lainnya.

Batu Pandang

batu pandangBatu Pandang sebuah tempat wisata di Dieng yang tidak pernah lengah dari pengunjung yang ingin menyaksikan panorama alam terbaik di Dieng Plateau. Batu Pandang merupakan salah satu lokasi terindah untuk menyaksikan keindahan Telaga warna dan Telaga Pengilon serta pegunungan yang mengelilinginya dari atas bukit. Batu Pandang merupakan destinasi wisata yang mudah dijangkau oleh setiap pengunjung karena dari area parkir menuju puncak hanya memerlukan waktu sebentar saja yaitu dengan melewati areal pertanian kentang dan sayur mayur warga.

Selain sebagai tempat menyaksikan keindahan Telaga Warna dan Telaga Pengilon para pengunjugn juga bisa menikmati aktivitas wisata di area Batu Pandang diantaranya flying fox, menyeberangi jembatan merah sebagai spot foto bagus serta menyaksikan aktivitas para petani Dieng yang sedang memanen kentang dan bercocok tanam.

Telaga pengilon

telaga pengilonTelaga Pengilon adalah sebuah danau alami di Dieng yang letaknya berdampingan dengan Telaga Warna. Telaga Pengilon merupakan area terlindungi yang dibuka untuk wisatawan berada di kawasan konservasi sumber daya alam Dieng. Tidak mengandung sulfur dan tidak pula berbau belerang seperti halnya Telaga Warna, Telaga Pengilon memiliki air tawar yang gemerlap seperti cermin. Area sekeliling Telaga Pengilon ditumbuhi oleh pohon akasia serta rumput semak yang tinggi hingga menutupi tepian telaga. Pengunjung perlu berjalan pada jalanan setapak yang rindang kurang lebih 200 meter untuk mencapai Telaga Pengilon dari depan pintu masuk lokasi wisata Dieng.

Fasilitas Open Trip Dieng


  1. Mobil wisata APV, Avanza, Xenia, Innova, Luxio, Elf Pariwisata 12 / 16 Seat.
  2. Tiket masuk kawasan wisata Dieng Plateau sesuai itinerary.
  3. Makan 1 x Prasmanan / Box
  4. Sopir pariwisata/Lokal Guide

Tidak Termasuk Paket


  1. Penginapan.
  2. Biaya Transportasi dari dan ke Tempat asal peserta.
  3. Biaya naik kuda/kegiatan lain diluar itinerary.
  4. Pengeluaran pribadi selama tour.

Proses Penjemputan


  • Penjemputan akan dimulai jam 02.30 Dor to dor di area Wonosobo (Peserta akan dijemput satu persatu ditempat yang ditentukan peserta ). Kemudian melakukan perjalanan ke Dataran Tinggi Dieng dan melakukan penjemputan peserta trip yang menginap di Homestay Dieng sampai dengan jam 03.30.
  • Mohon informasikan alamat penjemputan maksimal H -1. Team kami akan menghubungi anda melalui Telepon/Hp yang anda daftarkan pada saat reservasi.
  • Khusus saat high season, penjemputan dilakukan 30-45 menit lebih awal untuk menghindari kemacetan.